Press Release IJPE#1
Nama Pameran: Indonesia Japan Photo Exhibition (IJPE) 2008
 
Tema & Detil Pameran:
"Indonesia Latest 10 Years"
Sebanyak 38 fotografer Indonesia, baik amatir maupun profesional menampilkan kurang lebih 100 karya foto menggambarkan keindahan alam, keanekaragaman budaya, potret manusia serta peristiwa aktual yang terjadi di Indonesia dalam kurun waktu satu dasawarsa terakhir ini.
 
Waktu Pameran:
Tokyo, 29 April - 11 Mei 2008
Jam 10:00 ~ 18:00 JST
(kecuali hari terakhir, ~ 17:00 JST)
 
Tempat Pameran:
JCII Club 25 Gallery
Hanzomon, Tokyo
Peta lokasi: www.jcii-cameramuseum.jp/map/map_e.html
 
Tiket Masuk:
Bebas biaya
 
URL:
www.ijpe.net
Apa Yang Spesial?
  • IJPE 2008 menyuguhkan "the real" Indonesia dengan menampilkan foto-foto Indonesia secara proporsional dari Sumatra hingga Papua. Selama ini, dapat dikatakan bahwa masyarakat Jepang lebih mengenal Bali (sebagai daerah tujuan pariwisata) daripada Indonesia secara keseluruhan. Padahal faktanya, Indonesia merupakan negara yang memiliki berbagai macam keanekaragaman budaya. Oleh karena itu, dengan pameran ini masyarakat Jepang serta masyarakat internasional dapat mengenal keanekaragaman budaya Indonesia lebih jauh, tidak hanya pada daerah-daerah tujuan wisata saja.
  • IJPE 2008 menampilkan sudut pandang manusia Indonesia yang berbeda dari foto-foto promosi pariwisata pada umumnya juga berbeda dari foto-foto Indonesia yang diambil wisatawan Jepang pada khususnya. Kurator pada event kali ini adalah: Arbain Rambey (Fotografer Senior Harian KOMPAS), Oscar Matulloh (Kepala Galeri Foto Jurnalistik ANTARA) serta Yuyung Abdi (Redaktur Harian JAWA POS).
  • IJPE 2008 berawal dari sebuah insiatif people-to-people oleh beberapa mahasiswa Indonesia baik di perguruan tinggi Jepang maupun Indonesia bersama dengan rekan-rekan mahasiswa dan pemuda Jepang. Selain itu, pameran ini merupakan salah satu rangkaian acara dalam menyemarakan peringatan "Golden Year of Friendship Indonesia Japan - 2008".
 
Lain-lain:
Setelah event di Tokyo ini, IJPE 2008 akan mengadakan roadshow di Indonesia, tepatnya di Griya KR (Kedaulatan Rakyat) Yogyakarta pada tanggal 18-25 Agustus 2008. Pada event itu IJPE 2008 juga akan menampilkan karya foto para fotografer Jepang.

Press Release IJPE#2
IJPE 2008: Kenalkan Indonesia Lebih Dekat
 
Banyak cara untuk mengenalkan kebudayaan bangsa Indonesia yang begitu beragam kepada masyarakat internasional. Salah satunya adalah dengan mengenalkan Indonesia melalui media popular yang diminati banyak orang: fotografi. Cara itulah yang terlihat dalam event Indonesia Japan Photo Exhibition (IJPE) 2008 di Tokyo.
 
Sedikitnya 38 fotografer Indonesia, baik amatir maupun profesional turut meramaikan event pameran foto ini. Mereka menampilkan kurang lebih 100 karya foto yang menggambarkan keindahan alam, keanekaragaman budaya, potret manusia serta peristiwa aktual yang terjadi di Indonesia dalam kurun waktu satu dasawarsa terakhir.
 
Pameran foto yang mengambil tema "Indonesia Latest 10 Years" ini menyuguhkan keadaan Indonesia secara riil. Hal tersebut dibuktikan dengan ditampilkannya foto-foto Indonesia secara proporsional dari Sumatra hingga Papua. Selama ini, dapat dikatakan bahwa masyarakat Jepang lebih mengenal Bali sebagai daerah tujuan pariwisata daripada Indonesia secara keseluruhan. Padahal faktanya, Indonesia merupakan negara yang sangat kaya akan keanekaragaman budaya.
 
Tak sedikit pengunjung yang merasa hampir tak percaya bahwa keadaan yang ada pada foto-foto itu adalah gambaran alam Indonesia. Seperti yang ditunjukkan oleh salah satu pengunjung yang pernah terbang ke Perancis dan Thailand untuk berburu foto ketika melihat "View from Penanjakan" (pemandangan alam Bromo) karya Kristupa Saragih.
“Ini Indonesia? Kenapa Indonesia bisa begitu indah? Saya jadi ingin kesana.”
 
Tak sedikit pula pengunjung yang baru menyadari bahwa Indonesia terdiri dari banyak pulau yang dihuni oleh berbagai macam suku bangsa. Komentar seperti "Mulanya saya heran kenapa Papua ada disini. Saya baru tahu kalau ternyata Papua adalah bagian dari Indonesia" atau seperti "Oh... ternyata sebagian besar Borneo (Kalimantan) adalah Indonesia, dari dulu saya selalu mengira itu Malaysia" kerap sekali terlontar dari para pengunjung.
 
Selain keindahan alam, diantaranya juga terdapat foto-foto yang melihatkan sisi humanis masyarakat Indonesia. Salah satunya diperlihatkan oleh foto berjudul "4 in 1" karya Wulung Anggara yang menggambarkan satu keluarga terdiri dari bapak, ibu, dan dua orang anak perempuan duduk berhimpitan dalam satu sepeda motor sambil mengangkut belanjaan di tengah keramaian Pasar Keputran Surabaya.
 
Pameran foto yang dikuratori oleh Arbain Rambey (KOMPAS), Oscar Matulloh (ANTARA), dan Yuyung Abdi (JAWA POS) ini merupakan salah satu rangkaian acara yang turut menyemarakkan peringatan "Golden Year of Friendship Indonesia Japan - 2008". Acara ini akan berlangsung selama dua minggu, 29 April-11 Mei 2008. Betempat di Galeri JCII Club 25, Tokyo.
 
Salah satu harapan panitia yang terdiri dari mahasiswa serta pemuda asal Indonesia dan Jepang adalah menjadikan IJPE sebagai suatu media (wadah) pertukaran budaya antara Indonesia dengan Jepang melalui dunia fotografi. Dengan melihat realitas melalui foto maka diharapkan masyarakat Jepang dapat mengenal lebih dekat tentang Indonesia, begitu juga sebaliknya.
 
”Berkaitan dengan itu, untuk event IJPE selanjutnya kami akan mengkerucutkan tema pameran menjadi lebih detil. Misalnya, kita akan menyoroti masalah pertanian atau kesehatan Indonesia dan Jepang,” tutur Takanobu Mori, selaku salah satu koordinator IJPE.
 
Setelah event di Tokyo ini, IJPE 2008 akan melakukan roadshow di Indonesia. Dimulai di Jogjakarta, tepatnya di Griya KR (Kedaulatan Rakyat) pada 18-25 Agustus 2008. Pada event itu IJPE 2008 juga akan menampilkan karya foto para fotografer Jepang.

Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help